Hukum Tajwid Surat Ar-Rum Ayat 41-42 Penjelasan Lengkap

Assalamualaikum wr wb, pada kesempatan kali ini kami akan membagikan pembahasan yang menjelaskan tentang hukum tajwid yang ada pada surat ar rum ayat 41 dan 42, hukum tajwid yang kami jelaskan disini sudah kami lengkapi dengan rinciannya, jadi teman-teman dapat belajar hukum tajwid dengan lebih jelas lagi, dengan begitu semakin jelas materi yang dipelajari maka akan semakin mudah bagi kalian unuk memahami hukum-hukum yang ada dan dapat membedakan antara hukum yang satu dengan hukum yang lainnya.

Dalam belajar hukum tajwid kita harus melakukan pembelajaran dengan sungguh-sungguh, mempersiapkan diri seperti ketelitian ke uletan dan kesabaran adalah hal yang harus diutamakan, karena belajar hukum tajwid ini hukum-hukumnya ada sebagian ciri-ciri hukum tajwid yang hapir sama, jadi diperlukan ketelitian seperti yang sudah kami sebutkan di atas, selebihnya melatih respon daya tangkap dari otak kita agar hukum-hukum yang telah kita pelajari dapat di ingat terus menerus.

Nah berikut ini adalah materi hukum tajwid surat ar rum ayat 41 dan 42 yang telah kami tuliskan sebagai bahan pembelajaran bagi teman-teman, materi yang ada disini juga dapat dipakai untuk memperlancar ilmu tajwid kalian, apakah ilmu tajwid yang kalian tentukan dalam membaca al quran sudah benar atau belum.

HUKUM TAJWID SURAT AR RUM AYAT 41

Hukum Tajwid Surat Ar-Rum Ayat 41
Hukum Tajwid Surat Ar-Rum Ayat 41


1. Alif lam qomariyyah

Yaitu alif lam bertemu dengan huruf fa (huruf Qomariyyah), cara membacanya lam mati dibaca jelas.


2. Mad thabi'i (mad asli)

Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.


3. Alif lam qomariyyah

Yaitu alif lam bertemu dengan huruf ba (huruf Qomariyyah), cara membacanya lam mati dibaca jelas.


4. Tarqiq

Yaitu huruf ra barisnya kasrah, cara membacanya huruf ra dibaca tipis.


5. Alif lam qomariyyah

Yaitu alif lam bertemu dengan huruf ba (huruf Qomariyyah), cara membacanya lam mati dibaca jelas.


6. Tarqiq

Yaitu huruf ra barisnya kasrah, cara membacanya huruf ra dibaca tipis.


7. Mad thabi'i (mad asli)

Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.


8. Ta mabsuthah

Yaitu ta barisnya mati, berubah suaranya menjadi suara “ech”.


9. Alif lam syamsiyyah

Yaitu alif lam bertemu dengan huruf nun (huruf syamsiyyah), cara bacanya huruf lam di masukan ke huruf nun (huruf syamsiyyah).


10. Mad thabi'i (mad asli)

Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.


11. Mad thabi'i (mad asli)

Yaitu ya mati sebelumnya ada huruf yang berbaris kasrah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.


12. Ikhfa safawy

Yaitu mim mati bertemu dengan huruf ba, cara membacanya suara mim mati ditahan serta dengung ke hidung.


13. Alif lam syamsiyyah

Yaitu alif lam bertemu dengan huruf lam (huruf syamsiyyah), cara bacanya huruf lam di masukan ke huruf lam (huruf syamsiyyah).


14. Mad thabi'i (mad asli)

Yaitu ya mati sebelumnya ada huruf yang berbaris kasrah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.


15. Mad thabi'i (mad asli)

Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.


16. Dibaca idzhar (Idzhar didalam hukum mim mati)

Yaitu huruf mim mati bertemu dengan huruf ya, cara membacanya suara mim mati dibaca dengan jelas.


17. Tafhim

Yaitu Ra mati sebelumnya ada baris fatah, cara membacanya huruf ra mati dibaca tebal.


18. Mad arid lisukun / aridisukun

Yaitu mad thabi'i berhadapan dengan satu huruf yang hidup yang berada di akhir kalimat, huruf yang di akhir kalimat itu mati jika di waqafkan, cara bacanya panjangnya 2 sampai 6 harkat.


HUKUM TAJWID SURAT AR RUM AYAT 42

Hukum Tajwid Surat Ar-Rum Ayat 42
Hukum Tajwid Surat Ar-Rum Ayat 42

1. Mad thabi'i (mad asli)

Yaitu ya mati sebelumnya ada huruf yang berbaris kasrah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.


2. Mad thabi'i (mad asli)

Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.


3. Alif lam qomariyyah

Yaitu alif lam bertemu dengan huruf hamzah (huruf Qomariyyah), cara membacanya lam mati dibaca jelas.


4. Tafhim

Yaitu Ra mati sebelumnya ada baris fatah, cara membacanya huruf ra mati dibaca tebal.


5. Ikhfa ausat

Yaitu huruf nun mati bertemu dengan huruf dzo, cara membacanya ditahan serta dengung condong ke huruf "M".


6. Mad thabi'i (mad asli)

Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.


7. Mad thabi'i (mad asli)

Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.


8. Mad thabi'i (mad asli)

Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.


9. Alif lam syamsiyyah

Yaitu alif lam bertemu dengan huruf lam (huruf syamsiyyah), cara bacanya huruf lam di masukan ke huruf lam (huruf syamsiyyah).


10. Mad thabi'i (mad asli)

Yaitu ya mati sebelumnya ada huruf yang berbaris kasrah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.


11. Ikhfa ab'adh

Yaitu nun mati bertemu dengan huruf qof, cara membacanya nun mati berubah menjadi suara "NG".


12. Qalqalah sugra

Yaitu huruf ba barisnya mati (sukun).


13. Tanda waqaf

Yaitu singkatan dari Al waqfu aula artinya lebih baik waqaf dari pada washal (lebih baik berhenti daripada lanjut).


14. Mad thabi'i (mad asli)

Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.


15. Tafhim

Yaitu huruf ra barisnya dhammah, cara membacanya huruf ro dibaca tebal.


16. Idgham mutamasilain / idgham mislen / idgham mimi

Mim mati bertemu dengan huruf mim, cara membacanya yaitu mim mati dimasukan ke huruf mim yang kedua serta ditahan dengan dengung.


17. Tarqiq

Yaitu huruf ra barisnya kasrah, cara membacanya huruf ra dibaca tipis.


18. Mad arid lisukun / aridisukun

Yaitu mad thabi'i berhadapan dengan satu huruf yang hidup yang berada di akhir kalimat, huruf yang di akhir kalimat itu mati jika di waqafkan, cara bacanya panjangnya 2 sampai 6 harkat.

Nah teman-teman itulah tadi di atas materi hukum tajwid yang kami bagikan lengkap dengan rinciannya, semoga apa yang telah kami bagikan disini bermanfaat dan dapat dengan mudah kalian pelajari, kami telah berusaha semaksimal mungkin untuk membuat materi pembelajaran hukum tajwid yang dapat dengan mudah di ingat, nah sepertinya untuk pembahasan hukum tajwid kali ini kami cukupkan sampai disini, akhir kata kami ucapkan wasalam.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Hukum Tajwid Surat Ar-Rum Ayat 41-42 Penjelasan Lengkap