(TAJWID) Hukum Bacaan Mad Pada QS An-Nahl 16-114 Lengkap

Assalamualaikum wr wb, pada kesempatan kali ini kami akan membagikan pembahasan seputar hukum tajwid, hukum tajwid kali ini kami membahas pada surat an nahl ayat 16 dan ayat 114, dalam pembahasan ini kami juga menyertakannya dengan penjelasannya agar teman-teman dapat mudah mengerti, nah berikut adalah hukum tajwid dari surat an nahl ayat 16 dan ayat 114 lengkap.

SURAT AN NAHL AYAT 16
Tajwid surat an nahl ayat 16
Tajwid surat an nahl ayat 16

HUKUM TAJWIDNYA:
1. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu lam bertemu dengan alif yang tersembunyi, baris vertikal diatas itu menunjukan adanya alif yang tersembunyi, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.

2. Mad arid lisukun / aridisukun
Yaitu mad thabi'i berhadapan dengan satu huruf yang hidup yang berada di akhir kalimat, huruf yang di akhir kalimat itu mati jika di waqafkan, cara bacanya panjangnya 2 sampai 6 harkat.

3. Tanda waqaf
Yaitu singkatan dari Al waqfu aula artinya lebih baik waqaf dari pada washal (lebih baik berhenti daripada lanjut).

4. Alif lam syamsiyyah
Yaitu alif lam bertemu dengan huruf nun (huruf syamsiyyah), cara bacanya huruf lam di masukan ke huruf nun (huruf syamsiyyah).

5. Qalqalah sugra
Yaitu huruf jim barisnya mati (sukun).

6. Dibaca idzhar (Idzhar didalam hukum mim mati)
Yaitu huruf mim mati bertemu dengan huruf ya, cara membacanya suara mim mati dibaca dengan jelas.

7. Mad arid lisukun / aridisukun
Yaitu mad thabi'i berhadapan dengan satu huruf yang hidup yang berada di akhir kalimat, huruf yang di akhir kalimat itu mati jika di waqafkan, cara bacanya panjangnya 2 sampai 6 harkat.

ARTINYA:
DAN DIA MENCIPTAKAN TANDA-TANDA PENUNJUK JALAN. DAN DENGAN BINTANG-BINTANG MEREKA MENDAPAT PETUNJUK


SURAT AN NAHL AYAT 114
Tajwid Surat an nahl ayat 114
Tajwid Surat an nahl ayat 114

HUKUM TAJWIDNYA
1. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

2. Idgham ma'al ghunah / idgham wajib ghunah / ghunah musadad
Yaitu mim bertasydid cara bacanya ditahan serta dengung.

3. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

4. Tafhim
Yaitu huruf ra barisnya fatah, cara membacanya huruf ro dibaca tebal.

5. Tafhim
Lafadz allah dibaca tafhim yaitu sebelum lam nya lafadz allah (lam jalalah) ada huruf yang berbaris dhammah, cara membacanya lafadz allah dibaca tebal panjangnya 2 harakat.

6. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu huruf lam bertemu dengan alif yang tersembunyi, baris vertikal diatas itu menunjukan adanya alif yang tersembunyi, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.

7. Ikhfa aqrob
Yaitu tanwin bertemu dengan huruf tho, cara membacanya suara tanwin dibaca antara idzhar dan idgham.

8. Idgham bighunah
Yaitu tanwin bertemu dengan huruf wau (huruf idgham), cara bacanya suara tanwin dimasukan ke huruf wau, cara membacanya di tahan serta dengung.

9. Al-washlu aula
Singkatan dari al washlu aula, lebih baik washol daripada waqaf (lebih baik lanjut daripada berhenti).

10. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

11. Tafhim
Lafadz allah dibaca tafhim yaitu sebelum lam nya lafadz allah (lam jalalah) ada huruf yang berbaris fatah, cara membacanya lafadz allah dibaca tebal panjangnya 2 harakat.

12. Ikhfa ab'adh
Yaitu nun mati bertemu dengan huruf kaf, cara membacanya nun mati berubah menjadi suara "NG".

13. Ikhfa aqrob
Yaitu nun mati bertemu dengan huruf ta, cara membacanya suara nun mati dibaca antara idzhar dan idgham.

14. Dibaca idzhar (Idzhar didalam hukum mim mati)
Yaitu huruf mim mati bertemu dengan huruf hamzah, cara membacanya suara mim mati dibaca dengan jelas.

15. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

16. Mad arid lisukun / aridisukun
Yaitu mad thabi'i berhadapan dengan satu huruf yang hidup yang berada di akhir kalimat, huruf yang di akhir kalimat itu mati jika di waqafkan, cara bacanya panjangnya 2 sampai 6 harkat.

ARTINYA:
MAKA MAKANLAH YANG JALAL LAGI BAIK DAN REZEKI YANG TELAH DIBERIKAN ALLAH KEPADAMU; DAN SYUKURILAH NIKMAT ALLAH, JIKA KAMU HANYA MENYEMBAH KEPADANYA.

Nah teman-teman pembahasan kita akhiri sampai disini, semoga bermanfaat akhirkata kami ucapkan wasalam.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : (TAJWID) Hukum Bacaan Mad Pada QS An-Nahl 16-114 Lengkap