Hukum Tajwid Surat Al-Anbiya Ayat 19 Lengkap Dengan Alasannya

Assalamualaikum wr wb, pada kesempatan kali ini kami akan membagikan artikel yang membahas hukum tajwid pada surat al anbiya ayat 19, surat al anbiya ini adalah surat ke 21 dalam al quran yang termasuk kepada golongan surat makkiyyah, surat al anbiya ini terletak pada juz ke 17, bagi teman-teman yang ingin mencari ayat dari surat al anbiya ini silahkan samakan dengan yang kami sebutkan, nah berikut ini adalah hukum tajwid dari surat al anbiya ayat 19 lengkap beserta dengan penjelasannya,

SURAT AL ANBIYA AYAT 19
Hukum Tajwid Surat Al-Anbiya Ayat 19
Hukum tajwid surat al anbiya ayat 19

ARTINYA:
DAN MILIKNYA SIAPA YANG DILANGIT DAN DI BUMI. DAN (MALAIKAT-MALAIKAT)YANG DISISINYA, TIDAK MEMPUNYAI RASA ANGKUH UNTUK MENYEMBAHNYA DAN TIDAK (PULA) MERASA LETIH.

HUKUM TAJWIDNYA:
1. Mad silah khoshiroh
Yaitu sebelum ha dhamir ada huruf yang hidup (yang ada barisnya), kalau sebelum ha dhamir hurufnya mati maka itu tidak bisa disebut mad shilah khoshiroh, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.

2. Ikhfa ausat
Yaitu huruf nun mati bertemu dengan huruf fa, cara membacanya ditahan serta dengung condong ke huruf "M".

3. Alif lam syamsiyyah
Yaitu alif lam bertemu dengan huruf sin (huruf syamsiyyah), cara bacanya huruf lam di masukan ke huruf sin (huruf syamsiyyah).

4. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu huruf mim bertemu dengan alif kemudian alifnya dibuang, baris vertikal diatas itu menunjukan adanya alif yang dibuang, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.

5. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu wau bertemu dengan alif kemudian alifnya dibuang, baris vertikal diatas itu menunjukan adanya alif yang dibuang, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.

6. Alif lam qomariyyah
Yaitu alif lam bertemu dengan huruf hamzah (huruf Qomariyyah), cara membacanya lam mati dibaca jelas.

7. Tafhim
Yaitu Ra mati sebelumnya ada baris fatah, cara membacanya huruf ra mati dibaca tebal.

8. Tanda waqaf
Yaitu singkatan dari Al waqfu aula artinya lebih baik waqaf dari pada washal (lebih baik berhenti daripada lanjut).

9. Idzhar khalqi
Yaitu nun mati bertemu dengan huruf ain, cara membacanya suara nun mati dibaca jelas.

10. Ikhfa aqrob
Yaitu nun mati bertemu dengan huruf dal, cara membacanya suara nun mati dibaca antara idzhar dan idgham.

11. Mad silah khoshiroh
Yaitu sebelum ha dhamir ada huruf yang hidup (yang ada barisnya), kalau sebelum ha dhamir hurufnya mati maka itu tidak bisa disebut mad shilah khoshiroh, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.

12. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

13. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

14. Idzhar khalqi
Yaitu nun mati bertemu dengan huruf ain, cara membacanya suara nun mati dibaca jelas.

15. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

16. Mad silah khoshiroh
Yaitu sebelum ha dhamir ada huruf yang hidup (yang ada barisnya), kalau sebelum ha dhamir hurufnya mati maka itu tidak bisa disebut mad shilah khoshiroh, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.

17. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

18. Mad arid lisukun / aridisukun
Yaitu mad thabi'i berhadapan dengan satu huruf yang hidup yang berada di akhir kalimat, huruf yang di akhir kalimat itu mati jika di waqafkan, cara bacanya panjangnya 2 sampai 6 harkat.

Nah teman-teman itulah hukum tajwid yang terdapat pada surat al anbiya ayat 19, semoga apa yang kami bagikan di blog ini bermanfaat buat teman-teman yang membutuhkan artikel ini, janganlupa share juga artikel ini kepada teman-teman yang sedang belajar hukum tajwid juga ya, agar mereka dapat mempelajari hukum tajwid dengan mudah, dan untuk artikel ini kami cukupkan samapi disini, akhir kata kami ucapkan wasalam.

Share on Facebook
Share on Twitter
Tags :

Related : Hukum Tajwid Surat Al-Anbiya Ayat 19 Lengkap Dengan Alasannya