Hukum Tajwid Surat Al-Ankabut Ayat 17 Beserta Alasannya

Assalamualaikum wr wb, pada kesempatan kali ini kami akan menerangkan hukum tajwid surat al ankabut ayat 17, surat al ankabut ini adalah surat ke 29 dalam al quran dan termasuk kepada golongan surat makkiyyah, surat ini terletak pada juz ke 20, apabila ada dari teman-teman yang ingin menyamakan ayatnya dalam al quran silahkan cari dan samakan dengan rincian yang sudah kami sebutkan.

Belajar hukum tajwid bagi umat muslim yang membaca al quran hukum nya adalah fardu ain, jadi kepada teman-teman yang belum menguasai hukum tajwid disarankan untuk mulai belajar hukum tajwid ini, kami harapkan materi pembelajaran hukum tajwid disini dapat membimbing teman-teman semua, nah berikut ini adalah hukum tajwid surat al ankabut ayat 17 beserta alasannya.

SURAT AL ANKABUT AYAT 17
Hukum Tajwid Surat Al-Ankabut Ayat 17 Beserta Alasannya
Hukum tajwid surat al ankabut ayat 17

ARTINYA:
DAN SESUNGGUHNYA YANG KAMU SEMBAH SELAIN ALLAH HANYALAH BERHALA-BERHALA, DAN KAMU MEMBUAT KEBOHONGAN. SESUNGGUHNYA APA YANG KAMU SEMBAH SELAIN ALLAH ITU TIDAK MAMPU MEMBERIKAN REZEKI KEPADAMU; MAKA MINTALAH REZEKI DARI ALLAH, DAN SEMBAHLAH DIA DAN BERSUKURLAH KEPADANYA. HANYA KEPADANYA KAMU AKAN DIKEMBALIKAN.

HUKUM TAJWIDNYA:
1. Idgham ma'al ghunah / idgham wajib ghunah / ghunah musadad
Yaitu nun bertasydid cara bacanya ditahan serta dengung.

2. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

3. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

4. Ikhfa aqrob
Yaitu nun mati bertemu dengan huruf dal, cara membacanya suara nun mati dibaca antara idzhar dan idgham.

5. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

6. Tarqiq
Yaitu sebelum lam nya lafadz allah (lam jalalah) ada huruf yang berbaris kasrah, cara membacanya lafadz allah dibaca tipis panjangnya 2 harakat.

7. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

8. Idgham bighunah
Yaitu tanwin bertemu dengan huruf wau (huruf idgham), cara bacanya suara tanwin dimasukan ke huruf wau, cara membacanya di tahan serta dengung.

9. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

10. Mad iwadh
Yaitu kalimat yang berbaris tanwin fatah diwaqafkan, cara membacanya suara tanwin dihilangkan, panjangnya 2 harakat kecuali kalimat yang huruf akhirnya ta marbuthoh, karena ta marbuthoh jika diwaqafkan huruf ta berubah menjadi ha mati.

11. Tanda waqaf
Yaitu singkatan dari Al waqfu aula artinya lebih baik waqaf dari pada washal (lebih baik berhenti daripada lanjut).

12. Idgham ma'al ghunah / idgham wajib ghunah / ghunah musadad
Yaitu nun bertasydid cara bacanya ditahan serta dengung.

13. Alif lam syamsiyyah
Yaitu alif lam bertemu dengan huruf lam (huruf syamsiyyah), cara bacanya huruf lam di masukan ke huruf lam (huruf syamsiyyah).

14. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu ya mati sebelumnya ada huruf yang berbaris kasrah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

15. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

16. Ikhfa aqrob
Yaitu nun mati bertemu dengan huruf dal, cara membacanya suara nun mati dibaca antara idzhar dan idgham.

17. Tarqiq
Yaitu sebelum lam nya lafadz allah (lam jalalah) ada huruf yang berbaris kasrah, cara membacanya lafadz allah dibaca tipis panjangnya 2 harakat.

18. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

19. Dibaca idzhar (Idzhar didalam hukum mim mati)
Yaitu huruf mim mati bertemu dengan huruf lam, cara membacanya suara mim mati dibaca dengan jelas.

20. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

21. Dibaca idzhar (Idzhar didalam hukum mim mati)
Yaitu huruf mim mati bertemu dengan huruf ra, cara membacanya suara mim mati dibaca dengan jelas.

22. Tarqiq
Yaitu huruf ra barisnya kasrah, cara membacanya huruf ra dibaca tipis.

23. Ikhfa ausat
Yaitu huruf tanwin bertemu dengan huruf fa, cara membacanya ditahan serta dengung condong ke huruf "M".

24. Qalqalah sugra
Yaitu huruf ba barisnya mati (sukun).

25. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

26. Ikhfa aqrob
Yaitu nun mati bertemu dengan huruf dal, cara membacanya suara nun mati dibaca antara idzhar dan idgham.

27. Tafhim
Lafadz allah dibaca tafhim yaitu sebelum lam nya lafadz allah (lam jalalah) ada huruf yang berbaris fatah, cara membacanya lafadz allah dibaca tebal panjangnya 2 harakat.

28. Alif lam syamsiyyah
Yaitu alif lam bertemu dengan huruf ra (huruf syamsiyyah), cara bacanya huruf lam di masukan ke huruf ra (huruf syamsiyyah).

29. Tarqiq
Yaitu huruf ra barisnya kasrah, cara membacanya huruf ra dibaca tipis.

30. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

31. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

32. Tanda waqaf
Yaitu singkatan dari Al waqfu aula artinya lebih baik waqaf dari pada washal (lebih baik berhenti daripada lanjut).

33. Tafhim
Yaitu Ra mati sebelumnya ada baris dhammah, cara membacanya huruf ra mati dibaca tebal.

34. Mad arid lisukun / aridisukun
Yaitu mad thabi'i berhadapan dengan satu huruf yang hidup yang berada di akhir kalimat, huruf yang di akhir kalimat itu mati jika di waqafkan, cara bacanya panjangnya 2 sampai 6 harkat.

Nah itulah hukum tajwid yang dapat kami bagikan di halaman ini semoga dapat bermanfaat buat teman-teman, agar materi dapat tertalar silahkan pelajari hukum tajwid yang ada di blog ini secara bertahap, dan pelajari setiap kali ada update artikel yang membahas hukum tajwid.

Untuk artikel kali ini kami cukupkan sampai disini silahkan share kepada teman, kerabat dan sahabat agar mereka juga dapat belajar, akhir kata kami ucapkan wasalam.

Share on Facebook
Share on Twitter
Tags :

Related : Hukum Tajwid Surat Al-Ankabut Ayat 17 Beserta Alasannya