Hukum Tajwid Surat An-Nisa Ayat 29 Beserta Penjelasannya

Assalamualaikum wr wb, selamat datang di blog kajian muslim, blog pembelajaran umat islam, artikel kali ini akan menjelaskan tentang Hukum tajwid surat an nisa ayat 29, hukum tajwid yang kami bagikan disini sudag kami lengkapi dengan penjelasannya dari masing-masing hukum tajwid yang ada, jadi insya allah akan mempermudah proses pembelajaran teman-teman.

Untuk teman-teman yang baru bergabung mudah-mudahan dapat belajar dengan nyaman disini untuk memahami hukum tajwid dari surat an nisa ayat 29 ini, pada awal pertama mempelajari hukum tajwid pasti akan sangat sulit karena begitu banyaknya hukum tajwid yang mesti di fahami, akan tetapi teman-teman jangan menyerah ya karena belajar hukum tajwid ini sangat penting, hukumnya adalah fardu ain (Wajib bagi seluruh umat muslim yang membaca al quran), nah berikut ini adalah hukum tajwid dari surat an nisa ayat 29 lengkap dengan penjelasannya.

Hukum Tajwid Surat An-Nisa Ayat 29
Hukum tajwid surat an nisa ayat 29

ARTINYA:
WAHAI ORANG-ORANG YANG BERIMAN! JANGANLAH KAMU SALING MEMAKAN HARTA SESAMAMU DENGAN JALAN YANG BATIL (TIDAK BENAR), KECUALI DALAM PERDAGANGAN YANG BERLAKU ATAS DASAR SUKA SAMA SUKA DI ANTARA KAMU. DAN JANGANLAH KAMU MEMBUNUH DIRIMU. SUNGGUH, ALLAH MAHA PENYAYANG KEPADAMU.

HUKU TAJWID SURAT AN NISA AYAT 29
1. Mad zaid munfasil
Kenapa disebut mad zaid munfasil? Yaitu mad thabi'i dalam satu kalimat bertemu dengan hamzah yang ada dikalimat yang lain, dibaca panjangnya 2 sampai 5 harkat.

2. Alif lam syamsiyyah
Yaitu alif lam bertemu dengan huruf lam yang tersembunyi, tanda tasydid yang diatas itu menandakan huruf lam yang tersembunyi, cara bacanya huruf elam di masukan ke huruf lam (huruf syamsiyyah yang tersembunyi).

3. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu ya mati sebelumnya ada huruf yang berbaris kasrah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

4. Mad badal
Hamzah berbaris vertikal, Yaitu pengganti dari huruf yang semula bertemu dengan hamzah mati di hadapannya, baris vertikal itu pengganti dari huruf yang semula, panjangnya dibaca 2 harakat.

5. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

6. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

7. Mad zaid munfasil
Kenapa disebut mad zaid munfasil? Yaitu mad thabi'i dalam satu kalimat bertemu dengan hamzah yang ada dikalimat yang lain, dibaca panjangnya 2 sampai 5 harkat.

8. Idzhar safawy
Yaitu mim mati bertemu dengan huruf wau (huruf idzhar safawy yaitu huruf wau atau fa), cara membacanya mim mati dibaca jelas serta bibir harus rapat.

9. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

10. Ikhfa safawy
Yaitu mim mati bertemu dengan huruf ba, cara membacanya suara mim mati ditahan serta dengung ke hidung.

11. Ikhfa safawy
Yaitu mim mati bertemu dengan huruf ba, cara membacanya suara mim mati ditahan serta dengung ke hidung.

12. Alif lam qomariyyah
Yaitu alif lam bertemu dengan huruf ba (huruf Qomariyyah), cara membacanya lam mati dibaca jelas.

13. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

14. Mad zaid munfasil
Kenapa disebut mad zaid munfasil? Yaitu mad thabi'i dalam satu kalimat bertemu dengan hamzah yang ada dikalimat yang lain, dibaca panjangnya 2 sampai 5 harkat.

15. Ikhfa aqrob
Yaitu nun mati bertemu dengan huruf ta, cara membacanya suara nun mati dibaca antara idzhar dan idgham.

16. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

17. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

18. Tafhim
Yaitu huruf ra barisnya fatah, cara membacanya huruf ro dibaca tebal.

19. Idzhar khalqi
Yaitu tanwin bertemu dengan huruf ain, cara membacanya suara tanwin dibaca jelas.

20. Ikhfa aqrob
Yaitu nun mati bertemu dengan huruf ta, cara membacanya suara nun mati dibaca antara idzhar dan idgham.

21. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

22. Idgham bighunah
Yaitu tanwin bertemu dengan huruf mim (huruf idgham), cara bacanya suara tanwin dimasukan ke huruf mim, cara membacanya di tahan serta dengung.

23. Ikhfa ab'adh
Yaitu nun mati bertemu dengan huruf kaf, cara membacanya nun mati berubah menjadi suara "NG".

24. Tanda waqaf
Yaitu singkatan dari Al waqfu aula artinya lebih baik waqaf dari pada washal (lebih baik berhenti daripada lanjut).

25. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

26. Qalqalah sugra
Yaitu huruf qof barisnya mati (sukun).

27. Mad zaid munfasil
Yaitu mad thabi'i berada dalam satu kalimah menghadapi hamzah yang ada di kalimat lain, panjangnya 2 harkat sampai 5 harakat.

28. Ikhfa ausat
Yaitu huruf nun mati bertemu dengan huruf fa, cara membacanya ditahan serta dengung condong ke huruf "M".

29. Tanda waqaf
Yaitu singkatan dari Al waqfu aula artinya lebih baik waqaf dari pada washal (lebih baik berhenti daripada lanjut).

30. Idgham ma'al ghunah / idgham wajib ghunah / ghunah musadad
Yaitu nun bertasydid cara bacanya ditahan serta dengung.

31. Tafhim
Lafadz allah dibaca tafhim yaitu sebelum lam nya lafadz allah (lam jalalah) ada huruf yang berbaris fatah, cara membacanya lafadz allah dibaca tebal panjangnya 2 harakat.

32. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

33. Dibaca idzhar (Idzhar didalam hukum mim mati)
Yaitu huruf mim mati bertemu dengan huruf ra, cara membacanya suara mim mati dibaca dengan jelas.

34. Tafhim
Yaitu huruf ra barisnya fatah, cara membacanya huruf ro dibaca tebal.

35. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu ya mati sebelumnya ada huruf yang berbaris kasrah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

36. Mad iwadh
Yaitu kalimat yang berbaris tanwin fatah diwaqafkan, cara membacanya suara tanwin dihilangkan, panjangnya 2 harakat kecuali kalimat yang huruf akhirnya ta marbuthoh, karena ta marbuthoh jika diwaqafkan huruf ta berubah menjadi ha mati.

Nah itulah hukum tajwid dari surat an nisa ayat 29 yang kami bagikan di halaman ini, semoga teman-teman yang mempelajari hukum tajwid ini dapat dengan cepat menghafal hukum-hukumnya dari setiap ayat al-quran, dan dapat menerapkannya pada saat membaca ayat, jangan lupa baca juga artikel yang lainnya ya, bagikan juga artikel ini agar teman-teman yang lain yang sedang belajar juga tau, untuk artikel ini saya cukupkan sampai disini akhir kata saya ucapkan wasalam.

Share on Facebook
Share on Twitter
Tags :

Related : Hukum Tajwid Surat An-Nisa Ayat 29 Beserta Penjelasannya