Syiah Sabaiyah, Syiah Kamiliyah, Syiah Bayaniah, Syiah Mughoiriyah, Syiah Janahiyah

Pembahasan kali ini kami akan membahas golongan syiah yang ke 3, syiah yang ke 3 ini adalah pembahasan yang terakhir, akan tetapi syiah yang ketiga ini terbagi menjadi 18 golongan dan kami akan menerangkan syiah yang terbagi menjadi 18 golongan ini menjadi beberapa halaman, dikarenakan sangat banyak pembahasannya, nanti dibawah artikel akan kami berikan link perunjuk untuk membaca pembahasan selanjutnya, nah berikut dibawah ini pembahasan tentang syiah ghulah yang terbagi menjadi 18 golongan.

SYIAH SABAIYYAH
Syiah sabaiyyah
Syiah sabaiyyah
Yang ke 3 yaitu golongan syiah ghulah, syiah ghulah terbagi 18 golongan yang pertama dari 18 yaitu syiah sabaiyah, yaitu syiah golongan abdullah bin saba, yang mengangkat kepada sayidina ali menjadi tuhan dan meyakini bahwa sayidina ali tidak meninggal, dan yang dibunuh oleh ibnu muljam itu bukan sayidina ali tetapi itu adalah syetan yang menyerupai sayidina ali sedangkan sayidina ali naik ke langit, dan petir itu suaranya sayidina ali, dan kilat itu cambuknya sayidina ali dan nanti akan turun sayidina ali ke dunia akan memenuhi dengan keadilan makanya syiah sabaiyah saat mendengar petir mereka berkata
Keyakinan sabaiyyah
Keyakinan sabaiyyah
Keyakinan sabaiyah itu menurut ahlisunah waljamaah itu akan menjadi kufur sebab sayidina ali orang biasa bukan tuhan serta wafatnya di dzolim oleh ibnu muljam serta di kubur di irak bukan ada di langit, dan petir itu bukan suara sayidina ali dan kilat itu bukan cambuknya sayidina ali dan sayidina ali tidak akan turun lagi, karena diceritakan yang di angkat ke langit serta akan turun lagi ke bumi yaitu kanjeng nabi isa alaihi salam.

SYIAH KAMILIYYAH
Syiah kamaliyyah
Syiah kamaliyyah
Dan keduanya yaitu golongan syiah kamiliyah yaitu syiah golongan abi kamil mereka berkata akan kufurnya para sahabat karena tidak baiat kepada sayidina ali dan menetapkan kufur kepada sayidina ali karena tidak menyuruh menjalankan wasiatnya kanjeng nabi saw menjadi imamnya sayidina ali dan meyakini sesungguhnya ruh itu turun temurun dan sesungguhnya pangkat imam itu cahaya yang turun temurun dari mulai kanjeng nabi adam kemudian turun kepara nabi sampai kepada sayidina ali dan terkadang bukti pada satu orang sifat kenabian di beberapa imam sesudah kanjeng nabi.

Keyakinan itu sesat menurut ahlisunah sebab kata ahlisunah sayidina ali itu dan para sahabat itu orang-orang sholeh, tidak kufur, serta sayidina abubakar berhak jadi khalifah karena di angkat oleh kaum muslimin serta di tetapkan oleh nabi akan menjadi ahli surga.

Dan ruh menurut ahlisunah itu tidak turun tenurun karena setiap orang itu mempunyai ruh sendiri, dan kepangkatan imam itu bukan turun menurun, tapi harus di angkat oleh kaum muslimin, sebagai mana didalam ilmu fiqh:

PENDAPAT AHLISUNNAH
Pendapat ahlisunnah
Pendapat ahlisunnah
ARTINYA:
Sifat imam / kepemimpinan pasti akan jadi karena baiatnya para ulama dan karena adanya keyakinan yang membolehkan ada nabi sesudah nabi muhammad itu adalah kufur.

SYIAH BAYANIYYAH
Syiah bayaniyyah
Syiah bayaniyyah
Dan golongan ketiganya yaitu syiah bayaniyah, yaitu golongan banyan bin saman orang tamimi yang berkata bahwa sesungguhnya allah itu menyerupai orang dan akan rusak semuanya kecuali mukanya dan mereka berkata bahwa sesungguhnya ruh allah itu suka merasuk kepada sayidina ali, kemudian merasuki putranya sayidina ali yaitu muhammad bin al hanafiyah, kemudian merasuki putranya lagi yaitu ibnul hasyim, kemudian merasuki kepada bayan.

Keyakinan itu menurut ahlisunah itu adalah sesat, sebab allah itu mukholafatul lil hawadisi dan tidak akan rusak, sebab allah tersifati oleh sifat baqo, dan mustahil merasuki kepada makhluk, sebab allah tidak membutuhkan tempat karena punya sifat kiyamuhu binafsihi.

Yang artinya berdiri dengan dzatnya tidak membutuhkan yang mengadakan dan tidak membutuhkan tempat untuk tempat allah.

SYIAH MUGHOIRIYYAH
Syiah mughoiriyyah
Syiah mughoiriyyah
Dan ke empatnya yaitu syiah mughoiriyah, yaitu golongan mughiroh bin said al ajali, yaitu yang berkata bahwa sesungguhnya allah itu jisim seperti rupa manusia, seperti bentuk manusia yang dibuat dari cahaya dan di kepala allah memakai mahkota, dan hatinya allah itu tempat keluarnya hikmah, dan jika mau menciptakan makhluk maka firman allah dengan ismul adzom, kemudian ismul adzom itu terbang, saat turun menjadi mahkota di atas kepala allah, dan allah menuliskan beberapa amal hambanya di telapak tangannya, dan jika melihat kemaksiatan maka allah marah kemudian keluar keringat, kemudian keringatnya itu menjadi dua lautan yang satu asin serta gelap dan yang satu lagi manis serta terang dan banyak lagi keyakinan selanjutnya yang sama sekali tidak ada dasarnya dari agama sehingga menetapkan bahwa firman allah:

FIRMAN ALLAH
Firman allah
Firman allah
Ayat itu di terapkan kepada sayidina abu bakar dan sayidina umar, padahal menurut ahlisunah ayat itu mencontohkan antara saiton dan barsesho, yaitu barsesho disuruh kufur oleh syeton, itu diterapkan bahwa sayidina umar menyuruh jadi imam kepada abu bakar oleh mereka di anggap menyuruh melakukan kufur sebab seharusnya mwngangkat sayidina ali.

Syiah mughoyiroh ini menurut ahli syiah itu adalah kufur, sebab menjisimkan kepada allah dan menyerupakan kepada makhluknya padahal allah itu tersifati oleh sifat mukholafatul lil hawadisi (allah tidak sama dengan makhluknya).

Dan menurut ahlisunah jika allah mau menciptakan makhluk dulunya di jaman ajali itu sudah ditentukan oleh sifat irodatnya allah yaitu yang disebut ta alufnya tajiji kodim, artinya perencanaannya dahulu pelaksanaanya belakangan.

SYIAH JANAHIYYAH
Syiah janahiyyah
Syiah janahiyyah
Dan yang kelimanya dari syiah ghulah yaitu yang disebut syiah janahiyah, yaitu golongan abdullah bin muawiyah bin abdilah bin jafar, mereka berkata bahwa sesungguhnya ruh itu suka turun temurun, dan ruhnya allah itu dari nabi adam kemudian kenabi syits kemudian di beberapa nabi dan di bebberapa imam sampai menetap di sayidina ali dan di para putranya yang 3 kemudian ruh allah itu merasuki di abdullah bin muawiyah.

Abdullah ini oleh anak buahnya di anggap hidup yang mendiami di gunung asbihan dan mereka tidak percaya akan adanya kiamah, serta menghalalkan sesuatu yang di haramkan, keyakinan ini juga menurut ahli sunah itu adalah sesat akan menjadi kufur, karena ruh yang ada di nabi adam itu bukan ruh allah tapi ruh nabi adam yang diciptakan oleh allah, begitu juga ruh yang ada di para nabi, itu juga diciptakan oleh allah bukan ruh allah yang merasuki di para nabi, dan mereka itu kufur karena ingkar atau tidak percaya akan adanya kiamah dan karena menghalalkan sesuatu yang di haramkan.

Nah seperti itulah pembahasan dari syiah yang pertama ini, seperti yang sudah diterangkan di atas, kita sudah membahas setidaknya 5 pembahasan dari syiah ghulah ini, masih ada 13 golongan lagi yang belum di paparkan, pembahasan selanjutnya akan dibahas pada artikel selanjutnya, semoga bermanfaat untuk teman-teman ya, dan jangan lupa subscribe blog ini untuk mengetahui update artikel selanjutnya, bagikan juga artikel ini kepada teman agar mereka juga tahu sejarah.

Share on Facebook
Share on Twitter
Tags :

Related : Syiah Sabaiyah, Syiah Kamiliyah, Syiah Bayaniah, Syiah Mughoiriyah, Syiah Janahiyah