Kisah Qarun Yang Ditelan Bumi Beserta Hartanya Pada Zaman Nabi Musa AS

Assalamualaikum, artikel ini berisikan kisah dari Qorun pada zamannya nabi musa As, Qarun adalah orang yang sangat kaya, hartanya sangat banyak, akan tetapi dengan hidup bergelimang harta tidak membuat dirinya patuh terhadap perintah allah, dia lebih mementingkan hartanya dibandingkan dengan menjalankan perintah Allah yang diturunkan kepada nabi Musa As, bagai mana akhir dari kisah Qarun ini, baca selengkapnya hanya di blog ini.

Kisah Qarun Dan Hartanya
Kisah Qarun Dan Hartanya

Qarun itu adalah anak pamannya nabi musa, dirinya adalah orang yang paling pintar membaca kitab taurat dari golongan bani israil pada jamannya dulu, tetapi dirina munafik seperti samiri, yang mengajak untuk menyembah kepada sapi, kata ibnu abas: sesudah turun kepada nabi musa perintah zakat, setelah itu nabi musa menemui Qarun untuk berbicara kepada Qarun supaya Qarun mengeluarkn zakat, setiap seribu dinar harta zakatnya 1 dinar, setiap seribu dirham zakatnya 1 dirham, setiap seribu domba zakatnya 1 ekor domba. Qarun menghitung zakat yang harus dikeluaran oleh dirinya, dia berfikir bahwa zakat yang harus dikeluarkan itu terlau banyak, dirinya tidak mau mengeluarkan zakat, lalu Qarun mengumpulkan bani israil, sesudah gologan bani israil kumpul semua dirinya bercerita: kenapa perintah musa selalu kalian turuti, sesungguhnya musa itu menguras harta kalian semua. Golongan bani israil menyambut baik apa yang disampaikan oleh Qarun, malah pada saat itu juga Qarun di angkat jadi ketua.

Kata Qarun:
Sekarang aku menyuruh kamu semua untuk mendatangkan perempuan pelacur, dan berikan uang yang banyak, asal dia mau menyebutkan musa itu sudah berzina dengan dirinya.

Singkat cerita perempuan pelacur sudah di panggil dan di bawa kepada Qarun, kata Qarun: kamu mau dikasih uang seribu dinar dan seribu dirham, sekarang silahkan kamu berkumpul dengan istri saya, nanti kalau sudah kumpul golongan bani israil, kamu harus mengaku bahwa musa sudah berzina denga mu.

Pada ke esokan harinya bani israil di undang dan nabi musa juga di undang supaya menerangkan hukum agama (ceramah), sesudah berkumpul semua terus nabi musa berdiri dan berkata: hei bani israil! Siapa orang yang mencuri, aku yang akan memotong tangannya, orang yang menuduh zinah akan dihukum dengan dicambuk 80 cambukan, dan kalo yang zina itu mempunyai istri akan di ranjam sampai mati.

Pada saat itu Qarun memotong pembicaraan: bagai mana kalo yang berzina itu kamu? Kata nabi musa: ya walaupun aku tetap harus di ranjam.

Kata Qarun: bani israil sudah menetapkan bahwa kamu sudah berzina dengan perempuan pelacur, kata nabi musa: silahkan panggil perempuannya! Sesudah hadir perempuannyah lalu nabi musa berkata: demi dzat Allah yang sudah membelahkan laut untuk bani israil dan yang sudah menurunkan kitab taurat, kamu harus bercerita yang sebenarnya.

Setelah itu perempuan itu berfikir dan berkata: Aku bertaubat sekarang itu lebih baik dari pada memfitnah kepada utusan Allah, Pada saat itu juga dirinya menjawab: demi Allah saya tidak berzina, Qarun menjanjikan kepada saya mau memberikan uang asalkan saya sanggup menceritakan bahwa nabi musa sudah berzina dengan dirisaya.

Sesudah itu nabi musa bersujud sambil menangis dan bermunazat kepada Allah ta'ala, Allah ta'ala memberikan wahyu kepada nabi musa: aku sudah memerintahkan kepada bumi supaya menuruti kepada perintahmu silahkan sekarang kamu perintah kepada bumi tersebut, kata nabi musa: hei bani israil! Allah sudah mengutus aku untuk Qarun seperti aku sudah di utus untuk firaun. Siapa yang mau ikut bersamaku harus keluar dan yang mau ikut dengan Qarun harus diam di tempat ini, saat itu juga bani israil pada keluar hanya tinggal dua orang yang tetap di tempat itu bersama Qarun, kata nabi musa: hei bumi! Silahkan kau urus orang itu! lalu bumi terbelah menelan kaki mereka, lalu lututnya, lalu pinggangnya, lalu lehernya.

Pada saat itu ada seorang yang mengajukan permohonan kepada nabi musa, supaya Qarun di beri ampun, malahan pada saat itu juga Qarun sedang meminta ampun menyebut-nyebut nama Allah sebanyak 40 sampai 70 kali, oleh nabi musa tidak dihiraukan, setelah itu bumi menelan lagi sampai kepalanya sampai tidak terlihat, Allah ta’ala menurunkan wahyu lagi kepada nabi musa: kenapa keras sekali hati kamu? Padahal Qarun sudah meminta ampun 70 kali, kenapa engkau ditak hiraukan dia, demi ke agungan aku dan kemulyaan ku, kalau meminta pertolongan itu sama aku sekali saja tentu dia akan saya tolong.

Qarun terus menerus amblas kedalam bumi dalam sehari semalam setinggi manusia, pada saat itu ada orang yang bercerita: kenapa nabi musa berbuat seperti itu? Karena supaya rumahnya Qarun bisa dia miliki, dan gudang-gudangnya dan harta benda yang lainnya.

Sesudah nabi musa mendengar perkataan orang itu, terus nabi musa berdoa kepada Allah supaya semua harta benda Qarun amblas semua kedalam bumi.

Nah itulah kisah Dari Qarun orang yang sangat kaya pada zaman nabi musa As, apa yang bisa kita ambil dari cerita ini? mungkin salahsatunya adalah jangan sampai kita tersesat akan harta yang banyak sehingga kita lupa akan perintah allah Swt, dan tentunya masih banyak lagi hikmah yang bisa kita ambil dari kisah ini, untuk artikel kali ini saya cukupkan sampai disini, sampai jumpa di artikel selanjutnya, akhir kata saya ucapkan wasalam.

Share on Facebook
Share on Twitter
Tags :

Related : Kisah Qarun Yang Ditelan Bumi Beserta Hartanya Pada Zaman Nabi Musa AS