Tajwid Surat Yasin Ayat 21-25 Dalam Al-Quran Beserta Penjelasannya

Assalamualaikum kawan-kawan pengunjung blog kajian muslim, pada kesempatan kali ini kami akan membahas hukum tajwid yang ada pada surat yasin ayat 21-25 lengkap beserta penjelasannya, dalam keterangan dibawah nanti sudah kami sertakan penjelasan dari tiap-tiap hukum tajwid beserta dengan alasannya, agar kawan-kawan mudah untuk mempelajarinya.

Bagi rekan-rekan yang baru bergabung belajar kami sarankan untuk mempelajarinya secara perlahan agar materi muddah untuk dipelajari, berikut ini adalah hukum tajwid surat yasin ayat 21-25 lengkap dengan penjelasannya.

SURAT YASIN AYAT 21-25
Tajwid Surat Yasin Ayat 21-25
Tajwid surat yasin ayat 21-25

ARTINYA:
21). IKUTILAH ORANG YANG TIDAK MEMINTA IMBALAN KEPADAMU; DAN MEREKA ADALAH ORANG-ORANG YANG MENDAPAT PETUNJUK.  22). DAN TIDAK ADA ALASAN BAGIKU UNTUK TIDAK MENYEMBAH (ALLAH) YANG TELAH MENCIPTAKANKU DAN HANYA KEPADANYALAH KAMU AKAN DIKEMBALIKAN.  23). MENGAPA AKU AKAN MENYEMBAH TUHAN-TUHAN SELAINNYA? JIKA (ALLAH) YANG MAHA PENGASIH MENGHENDAKI BENCANA TERHADAPKU, PASTI PERTOLONGAN MEREKA TIDAK BERGUNA SAMA SEKALI BAGI DIRIKU DAN MEREKA (JUGA) TIDAK DAPAT MENYELAMATKANKU.  24). sESUNGGUHNYA JIKA AKU (BERBUAT) BEGITU, PASTI AKU BERADA DALAM KESESATAN YANG NYATA.  25). SESUNGGUHNYA AKU TELAH BERIMAN KEPADA TUHANMU; MAKA DENGARKANLAH (PENGAKUAN KEIMANAN) KU."

TAJWIDNYA:
1. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

2. Idgham bilaghunah / idgham bighoiri ghunah
Yaitu nun mati bertemu dengan huruf lam, cara membacanya suara nun mati dimasukan ke huruf lam serta tidak memakai dengung.

3. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

4. Dibaca idzhar (Idzhar didalam hukum mim mati)
Yaitu huruf mim mati bertemu dengan huruf hamzah, cara membacanya suara mim mati dibaca dengan jelas.

5. Qalqalah sugra
Yaitu huruf jim barisnya mati (sukun).

6. Idgham bighunah
Yaitu tanwin bertemu dengan huruf wau (huruf idgham), cara bacanya suara tanwin dimasukan ke huruf wau, cara membacanya di tahan serta dengung.

7. Idgham mutamasilain / idgham mislen / idgham mimi
Mim mati bertemu dengan huruf mim, cara membacanya yaitu mim mati dimasukan ke huruf mim yang kedua serta ditahan dengan dengung.

8. Mad arid lisukun / aridisukun
Yaitu mad thabi'i berhadapan dengan satu huruf yang hidup yang berada di akhir kalimat, huruf yang di akhir kalimat itu mati jika di waqafkan, cara bacanya panjangnya 2 sampai 6 harkat.

9. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

10. Mad zaid munfasil
Kenapa disebut mad zaid munfasil? Yaitu mad thabi'i dalam satu kalimat bertemu dengan hamzah yang ada dikalimat yang lain, dibaca panjangnya 2 sampai 5 harkat.

11. Alif lam syamsiyyah
Yaitu alif lam bertemu dengan huruf lam (huruf syamsiyyah), cara bacanya huruf lam di masukan ke huruf lam (huruf syamsiyyah).

12. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu ya mati sebelumnya ada huruf yang berbaris kasrah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

13. Tafhim
Yaitu huruf ra barisnya fatah, cara membacanya huruf ro dibaca tebal.

14. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu ya mati sebelumnya ada huruf yang berbaris kasrah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

15. Tafhim
Yaitu Ra mati sebelumnya ada baris dhammah, cara membacanya huruf ra mati dibaca tebal.

16. Mad arid lisukun / aridisukun
Yaitu mad thabi'i berhadapan dengan satu huruf yang hidup yang berada di akhir kalimat, huruf yang di akhir kalimat itu mati jika di waqafkan, cara bacanya panjangnya 2 sampai 6 harkat.

17. Ikhfa aqrob
Yaitu nun mati bertemu dengan huruf dal, cara membacanya suara nun mati dibaca antara idzhar dan idgham.

18. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

19. Mad shilah Thowilah (Mad shilah panjang)
Yaitu mad shilah khoshiroh bertemu hamzah dibaca panjang 2 sampai 5 harakat.

20. Mad badal
Hamzah berbaris vertikal, Yaitu pengganti dari huruf yang semula bertemu dengan hamzah mati di hadapannya, baris vertikal itu pengganti dari huruf yang semula, panjangnya dibaca 2 harakat.

21. Idzhar khalqi
Yaitu tanwin bertemu dengan huruf hamzah, cara membacanya suara tanwin dibaca jelas.

22. Idgham bighunah
Yaitu nun mati bertemu dengan ya (huruf idgham), cara bacanya suara nun dimasukan ke huruf ya, cara membacanya di tahan serta dengung.

23. Tarqiq
Yaitu huruf ra barisnya kasrah, cara membacanya huruf ra dibaca tipis.

24. Qalqalah sugra
Yaitu huruf dal barisnya mati (sukun).

25. Alif lam syamsiyyah
Yaitu alif lam bertemu dengan huruf ro (huruf syamsiyyah), cara bacanya huruf lam di masukan ke huruf ro (huruf syamsiyyah).

26. Tafhim
Yaitu huruf ra barisnya fatah, cara membacanya huruf ro dibaca tebal.

27. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu mim bertemu dengan alif yang tersembunyi, baris vertikal diatas itu menunjukan adanya alif yang tersembunyi, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.

28. Idgham bilaghunah / idgham bighoiri ghunah
Yaitu tanwin bertemu dengan huruf lam, cara membacanya suara tanwin dimasukan ke huruf lam serta tidak memakai dengung.

29. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

30. Idgham ma'al ghunah / idgham wajib ghunah / ghunah musadad
Yaitu nun bertasydid cara bacanya ditahan serta dengung.

31. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu ya mati sebelumnya ada huruf yang berbaris kasrah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

32. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

33. Dibaca idzhar (Idzhar didalam hukum mim mati)
Yaitu huruf mim mati bertemu dengan huruf syin, cara membacanya suara mim mati dibaca dengan jelas.

34. Idgham bighunah
Yaitu tanwin bertemu dengan huruf wau (huruf idgham), cara bacanya suara tanwin dimasukan ke huruf wau, cara membacanya di tahan serta dengung.

35. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

36. Ikhfa ab'adh
Yaitu nun mati bertemu dengan huruf qof, cara membacanya nun mati berubah menjadi suara "NG".

37. Mad arid lisukun / aridisukun
Yaitu mad thabi'i berhadapan dengan satu huruf yang hidup yang berada di akhir kalimat, huruf yang di akhir kalimat itu mati jika di waqafkan, cara bacanya panjangnya 2 sampai 6 harkat.

38. Idgham ma'al ghunah / idgham wajib ghunah / ghunah musadad
Yaitu nun bertasydid cara bacanya ditahan serta dengung.

39. Mad zaid munfasil
Yaitu mad thabi'i berada dalam satu kalimah menghadapi hamzah yang ada di kalimat lain, panjangnya 2 harkat sampai 5 harakat.

40. Idgham bilaghunah / idgham bighoiri ghunah
Yaitu tanwin bertemu dengan huruf lam, cara membacanya suara tanwin dimasukan ke huruf lam serta tidak memakai dengung.

41. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu ya mati sebelumnya ada huruf yang berbaris kasrah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

42. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu lam bertemu dengan alif yang tersembunyi, baris vertikal diatas itu menunjukan adanya alif yang tersembunyi, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.

43. Idgham bighunah
Yaitu tanwin bertemu dengan huruf mim (huruf idgham), cara bacanya suara tanwin dimasukan ke huruf mim, cara membacanya di tahan serta dengung.

44. Mad arid lisukun / aridisukun
Yaitu mad thabi'i berhadapan dengan satu huruf yang hidup yang berada di akhir kalimat, huruf yang di akhir kalimat itu mati jika di waqafkan, cara bacanya panjangnya 2 sampai 6 harkat.

45. Idgham ma'al ghunah / idgham wajib ghunah / ghunah musadad
Yaitu nun bertasydid cara bacanya ditahan serta dengung.

46. Mad zaid munfasil
Yaitu mad thabi'i berada dalam satu kalimah menghadapi hamzah yang ada di kalimat lain, panjangnya 2 harkat sampai 5 harakat.

47. Mad badal
Hamzah berbaris vertikal, Yaitu pengganti dari huruf yang semula bertemu dengan hamzah mati di hadapannya, baris vertikal itu pengganti dari huruf yang semula, panjangnya dibaca 2 harakat.

48. Ikhfa aqrob
Yaitu nun mati bertemu dengan huruf ta, cara membacanya suara nun mati dibaca antara idzhar dan idgham.

49. Tafhim
Yaitu huruf ra barisnya fatah, cara membacanya huruf ro dibaca tebal.

50. Idzhar safawy
Yaitu mim mati bertemu dengan huruf fa (huruf idzhar safawy yaitu huruf wau atau fa), cara membacanya mim mati dibaca jelas serta bibir harus rapat.

51. Mad arid lisukun / aridisukun
Yaitu mad thabi'i berhadapan dengan satu huruf yang hidup yang berada di akhir kalimat, huruf yang di akhir kalimat itu mati jika di waqafkan, cara bacanya panjangnya 2 sampai 6 harkat.

Nah kawan-kawan pengunjung blog kajian muslim, itulah pembahasan dari hukum tajwid surat yasin ayat 21 sampai ke ayat 25, mudah-mudahan materi disini mudah untuk dimengerti oleh teman-teman semuanya ya, jika kawan-kawan masih merasa ada yang bingung bisa langsung tanyakan kepada kami melalui kontak email.

Untuk pembahasan hukum tajwid kali ini kami cukupkan sampai disini, untuk menambah wawasan silahkan baca juga artikel yang lainnya ya, akhir kata kami ucapkan wasalam.

Share on Facebook
Share on Twitter
Tags :

Related : Tajwid Surat Yasin Ayat 21-25 Dalam Al-Quran Beserta Penjelasannya