Hukum Tajwid Surat Ar-Ra'd Ayat 11 Dalam Al-Quran Lengkap

Assalamualaikum, pada kesempatan kali ini kami akan membahas hukum tajwid dari surat ar-ra'd ayat 11, nag bagi teman-teman yang sedang mempelajari hukum tajwid ayat ini sangat cocok untuk dipelajari, sambil memperdalam pemahaman tentang hukum tajwid fahami juga arti dari surat ini ya, agar pengetahuan kita senan tiasa bertambah.

Bagi teman-teman pemula untuk mamahami hukum tajwid kami sarankan untuk mempelajari materi yang ada disini secara perlahan-lahan, nah berikut ini adalah pembahasan hukum tajwid surat ar-ra'd ayat 11 lengkap.

SURAT AR-RA'D AYAT 11
Hukum Tajwid Surat Ar-Ra'd Ayat 11
Hukum tajwid surat ar-ra'd ayat 11

ARTINYA:
BAGINYA (MANUSIA) ADA MALAIKAT-MALAIKAT YANG SELALU MENJAGANYA BERGILIRAN, DARI DEPAN DAN BELAKANGNYA. MEREKA MENJAGANYA ATAS PERINTAH ALLAH. SESUNGGUHNYA ALLAH TIDAK AKAN MENGUBAH KEADAAN SUATU KAUM SEBELUM MEREKA MENGUBAH KEADAAN MEREKA SENDIRI. DAN APABILA ALLAH MENGHENDAKI KEBURUKAN TERHADAP SUATU KAUM, MAKA TAK ADA YANG DAPAT MENOLAKNYA DAN TIDAK ADA PELINDUNG BAGI MEREKA SELAIN DIA.

HUKUM TAJWIDNYA:
1. Mad silah khoshiroh
Yaitu sebelum ha dhamir ada huruf yang hidup (yang ada barisnya), kalau sebelum ha dhamir hurufnya mati maka itu tidak bisa disebut mad shilah khoshiroh, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.

2. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu huruf ba bertemu dengan alif yang tersembunyi, baris vertikal diatas itu menunjukan adanya alif yang tersembunyi, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.

3. Idgham bilaghunah / idgham bighoiri ghunah
Yaitu tanwin bertemu dengan huruf mim, cara membacanya suara tanwin dimasukan ke huruf mim serta tidak memakai dengung.

4. Iqlab
Yaitu nun mati bertemu dengan huruf ba, cara bacanya suara nun mati atau tanwin dirubah yang asalnya “N” menjadi “M”.

5. Idzhar khalqi
Yaitu nun mati bertemu dengan huruf kho, cara membacanya suara nun mati dibaca jelas.

6. Mad silah khoshiroh
Yaitu sebelum ha dhamir ada huruf yang hidup (yang ada barisnya), kalau sebelum ha dhamir hurufnya mati maka itu tidak bisa disebut mad shilah khoshiroh, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.

7. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

8. Mad silah khoshiroh
Yaitu sebelum ha dhamir ada huruf yang hidup (yang ada barisnya), kalau sebelum ha dhamir hurufnya mati maka itu tidak bisa disebut mad shilah khoshiroh, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.

9. Idzhar khalqi
Yaitu nun mati bertemu dengan huruf hamzah, cara membacanya suara nun mati dibaca jelas.

10. Dibaca idzhar (Idzhar didalam hukum mim mati)
Yaitu huruf mim mati bertemu dengan huruf ra, cara membacanya suara mim mati dibaca dengan jelas.

11. Tarqiq
Yaitu huruf ra barisnya kasrah, cara membacanya huruf ra dibaca tipis.

12. Tarqiq
Yaitu sebelum lam nya lafadz allah (lam jalalah) ada huruf yang berbaris kasrah, cara membacanya lafadz allah dibaca tipis panjangnya 2 harakat.

13. Tanda waqaf
Yaitu singkatan dari Al waqfu aula artinya lebih baik waqaf dari pada washal (lebih baik berhenti daripada lanjut).

14. Idgham ma'al ghunah / idgham wajib ghunah / ghunah musadad
Yaitu nun bertasydid cara bacanya ditahan serta dengung.

15. Tafhim
Lafadz allah dibaca tafhim yaitu sebelum lam nya lafadz allah (lam jalalah) ada huruf yang berbaris fatah, cara membacanya lafadz allah dibaca tebal panjangnya 2 harakat.

16. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

17. Tafhim
Yaitu huruf ra barisnya dhammah, cara membacanya huruf ro dibaca tebal.

18. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

19. Idzhar khalqi
Yaitu tanwin bertemu dengan huruf ha, cara membacanya suara tanwin dibaca jelas.

20. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu huruf ta bertemu dengan alif yang tersembunyi, baris vertikal diatas itu menunjukan adanya alif yang tersembunyi, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.

21. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

22. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

23. Ikhfa ausat
Yaitu huruf nun mati bertemu dengan huruf fa, cara membacanya ditahan serta dengung condong ke huruf "M".

24. Tanda waqaf
Yaitu singkatan dari Al waqfu aula artinya lebih baik waqaf dari pada washal (lebih baik berhenti daripada lanjut).

25. Mad zaid munfasil
Yaitu mad thabi'i berada dalam satu kalimah menghadapi hamzah yang ada di kalimat lain, panjangnya 2 harkat sampai 5 harakat.

26. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

27. Tafhim
Lafadz allah dibaca tafhim yaitu sebelum lam nya lafadz allah (lam jalalah) ada huruf yang berbaris fatah, cara membacanya lafadz allah dibaca tebal panjangnya 2 harakat.

28. Ikhfa ausat
Yaitu huruf tanwin bertemu dengan huruf sin, cara membacanya ditahan serta dengung condong ke huruf "M".

29. Mad wajib mutasil
Yaitu mad thabi’i kumpul dengan hamzah dalam satu kalimat, cara membacanya dibaca panjangnya 5 harahat.

30. Ikhfa ausat
Yaitu huruf tanwin bertemu dengan huruf fa, cara membacanya ditahan serta dengung condong ke huruf "M".

31. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

32. Tafhim
Yaitu huruf ra barisnya fatah, cara membacanya huruf ro dibaca tebal.

33. Tanda waqaf
Waqaf jaiz, artinya boleh waqaf boleh washal (boleh berhenti boleh lanjut).

34. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

35. Idgham mutamasilain / idgham mislen / idgham mimi
Mim mati bertemu dengan huruf mim, cara membacanya yaitu mim mati dimasukan ke huruf mim yang kedua serta ditahan dengan dengung.

36. Ikhfa aqrob
Yaitu nun mati bertemu dengan huruf dal, cara membacanya suara nun mati dibaca antara idzhar dan idgham.

37. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

38. Mad silah khoshiroh
Yaitu sebelum ha dhamir ada huruf yang hidup (yang ada barisnya), kalau sebelum ha dhamir hurufnya mati maka itu tidak bisa disebut mad shilah khoshiroh, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.

39. Idgham bighunah
Yaitu nun mati bertemu dengan huruf wau (huruf idgham), cara bacanya suara nun dimasukan ke huruf wau, cara membacanya di tahan serta dengung.

40. Mad arid lisukun / aridisukun
Yaitu mad thabi'i berhadapan dengan satu huruf yang hidup yang berada di akhir kalimat, huruf yang di akhir kalimat itu mati jika di waqafkan, cara bacanya panjangnya 2 sampai 6 harkat.

Nah teman-teman itulah diatas pembahasan hukum tajwid yang telah kami paparkan dalam halaman ini, semoga menjadi manfaat dan pemahaman hukum tajwid teman-teman dapat dipraktekan pada saat membaca al-quran, untuk artikel kali ini kami cukupkan sampai disini, akhir kata kami ucapkan wasalam.

Share on Facebook
Share on Twitter
Tags :

Related : Hukum Tajwid Surat Ar-Ra'd Ayat 11 Dalam Al-Quran Lengkap