Hukum Tajwid Surat An-Nisa Ayat 136 Beserta Penjelasannya

Assalamualaikum wr wb, salam sapa saya kepada pengunjung blog ini dimanapun berada semoga kita semua selalu diberikan rahmat oleh allah swt, pada kesempatan kali ini kami beserta rekan-rekan blog kajian muslim akan membahas hukum tajwid surat an-nisa ayat 136, pada artikel sebelumnya kami juga membahas hukum tajwid akan tetapi berbeda surat, pada pembahasan kami sebelumnya kami membahas hukum tajwid surat al hujurat ayat 13, yang belum membacanya silahkan untuk dikunjungi sebagai bahan pembelajaran hukum tajwid.

Pada setiap artikel yang membahas hukum tajwid kami selalu memberitahukan bahwa belajar hukum tajwid itu wajib hukumnya bagi seluruh umat islam yang membaca al-quran (fardu ain), maka dari itu dengan saya sampaikan tentang hukum dari mempelajari ilmu tajwid ini mudah-mudahan dapat mendorong teman-teman semua untuk belajar, nah berikut ini adalah hukum tajwid pada surat an nisa ayat 136 lengkap dengan penjelasannya.

Hukum Tajwid Surat An-Nisa Ayat 136
Hukum tajwid surat an nisa ayat 136

ARTINYA:
WAHAI ORANG-ORANG YANG BERIMAN! TETAPLAH BERIMAN KEPADA ALLAH DAN RASULNYA (MUHAMMAD) DAN KEPADA KITAB (AL-QURAN) YANG DITURUNKAN KEPADA RASULNYA, SERTA KITAB YANG DITURUNKAN SEBELUMNYA. BARANG SIAPA INGKAR KEPADA ALLAH, MALAIKAT-MALAIKATNYA, KITAB-KITABNYA, MAKA SUNGGUH, ORANG ITU TELAH TERSESAT SANGAT JAUH.

HUKUM TAJWID SURAT AN-NISA AYAT 136
1. Mad zaid munfasil
Kenapa disebut mad zaid munfasil? Yaitu mad thabi'i dalam satu kalimat bertemu dengan hamzah yang ada dikalimat yang lain, dibaca panjangnya 2 sampai 5 harkat.

2. Alif lam syamsiyyah
Yaitu alif lam bertemu dengan huruf lam yang disembunyikan, tanda tasydid yang diatas itu menandakan huruf lam yang disembunyikan, cara bacanya huruf elam di masukan ke huruf lam (huruf syamsiyyah yang disembunyikan).

3. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu ya mati sebelumnya ada huruf yang berbaris kasrah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

4. Mad badal
Hamzah berbaris vertikal, Yaitu pengganti dari huruf yang semula bertemu dengan hamzah mati di hadapannya, baris vertikal itu pengganti dari huruf yang semula, panjangnya dibaca 2 harakat.

5. Mad zaid munfasil
Yaitu mad thabi'i berada dalam satu kalimah menghadapi hamzah yang ada di kalimat lain, panjangnya 2 harkat sampai 5 harakat.

6. Mad badal
Hamzah berbaris vertikal, Yaitu pengganti dari huruf yang semula bertemu dengan hamzah mati di hadapannya, baris vertikal itu pengganti dari huruf yang semula, panjangnya dibaca 2 harakat.

7. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

8. Tarqiq
Yaitu sebelum lam nya lafadz allah (lam jalalah) ada huruf yang berbaris kasrah, cara membacanya lafadz allah dibaca tipis panjangnya 2 harakat.

9. Tafhim
Yaitu huruf ra barisnya fatah, cara membacanya huruf ro dibaca tebal.

10. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

11. Mad silah khoshiroh
Yaitu sebelum ha dhamir ada huruf yang hidup (yang ada barisnya), kalau sebelum ha dhamir hurufnya mati maka itu tidak bisa disebut mad shilah khoshiroh, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.

12. Alif lam qomariyyah
Yaitu alif lam bertemu dengan huruf kaf (huruf Qomariyyah), cara membacanya lam mati dibaca jelas.

13. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu huruf ta bertemu dengan alif yang tersembunyi, baris vertikal diatas itu menunjukan adanya alif yang tersembunyi, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.

14. Alif lam syamsiyyah
Yaitu alif lam bertemu dengan huruf lam yang disembunyikan, tanda tasydid yang diatas itu menandakan huruf lam yang disembunyikan, cara bacanya huruf elam di masukan ke huruf lam (huruf syamsiyyah yang disembunyikan).

15. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu ya mati sebelumnya ada huruf yang berbaris kasrah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

16. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu huruf lam bertemu dengan alif yang tersembunyi, baris vertikal diatas itu menunjukan adanya alif yang tersembunyi, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.

17. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

18. Mad silah khoshiroh
Yaitu sebelum ha dhamir ada huruf yang hidup (yang ada barisnya), kalau sebelum ha dhamir hurufnya mati maka itu tidak bisa disebut mad shilah khoshiroh, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.

19. Alif lam qomariyyah
Yaitu alif lam bertemu dengan huruf kaf (huruf Qomariyyah), cara membacanya lam mati dibaca jelas.

20. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu ta bertemu dengan alif yang tersembunyi, baris vertikal diatas itu menunjukan adanya alif yang tersembunyi, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.

21. Alif lam syamsiyyah
Yaitu alif lam bertemu dengan huruf lam yang disembunyikan, tanda tasydid yang diatas itu menandakan huruf lam yang disembunyikan, cara bacanya huruf elam di masukan ke huruf lam (huruf syamsiyyah yang disembunyikan).

22. Mad zaid munfasil
Yaitu mad thabi'i berada dalam satu kalimah menghadapi hamzah yang ada di kalimat lain, panjangnya 2 harkat sampai 5 harakat.

23. Ikhfa ausat
Yaitu huruf nun mati bertemu dengan huruf zai, cara membacanya ditahan serta dengung condong ke huruf "M".

24. Ikhfa ab'adh
Yaitu nun mati bertemu dengan huruf qof, cara membacanya nun mati berubah menjadi suara "NG".

25. Qalqalah sugra
Yaitu huruf ba barisnya mati (sukun).

26. Idgham bighunah
Yaitu nun mati bertemu dengan ya (huruf idgham), cara bacanya suara nun dimasukan ke huruf ya, cara membacanya di tahan serta dengung.

27. Tafhim
Yaitu Ra mati sebelumnya ada baris dhammah, cara membacanya huruf ra mati dibaca tebal.

28. Tarqiq
Yaitu sebelum lam nya lafadz allah (lam jalalah) ada huruf yang berbaris kasrah, cara membacanya lafadz allah dibaca tipis panjangnya 2 harakat.

29. Mad wajib mutasil
Yaitu mad thabi’i kumpul dengan hamzah dalam satu kalimat, cara membacanya dibaca panjangnya 5 harahat.

30. Mad silah khoshiroh
Yaitu sebelum ha dhamir ada huruf yang hidup (yang ada barisnya), kalau sebelum ha dhamir hurufnya mati maka itu tidak bisa disebut mad shilah khoshiroh, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.

31. Mad silah khoshiroh
Yaitu sebelum ha dhamir ada huruf yang hidup (yang ada barisnya), kalau sebelum ha dhamir hurufnya mati maka itu tidak bisa disebut mad shilah khoshiroh, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.

32. Tafhim
Yaitu huruf ra barisnya dhammah, cara membacanya huruf ro dibaca tebal.

33. Mad silah khoshiroh
Yaitu sebelum ha dhamir ada huruf yang hidup (yang ada barisnya), kalau sebelum ha dhamir hurufnya mati maka itu tidak bisa disebut mad shilah khoshiroh, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.

34. Alif lam qomariyyah
Yaitu alif lam bertemu dengan huruf ya (huruf Qomariyyah), cara membacanya lam mati dibaca jelas.

35. Alif lam qomariyyah
Yaitu alif lam bertemu dengan huruf hamzah (huruf Qomariyyah), cara membacanya lam mati dibaca jelas.

36. Mad badal
Hamzah berbaris vertikal, Yaitu pengganti dari huruf yang semula bertemu dengan hamzah mati di hadapannya, baris vertikal itu pengganti dari huruf yang semula, panjangnya dibaca 2 harakat.

37. Tarqiq
Yaitu huruf ra barisnya kasrah, cara membacanya huruf ra dibaca tipis.

38. Qalqalah sugra
Yaitu dal jim barisnya mati (sukun).

39. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu huruf lam bertemu dengan alif yang tersembunyi, baris vertikal diatas itu menunjukan adanya alif yang tersembunyi, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.

40. Iqlab
Yaitu tanwin bertemu dengan huruf ba, cara bacanya suara nun mati atau tanwin dirubah yang asalnya “N” menjadi “M”.

41. Mad thabi'i (mad asli)
Yaitu ya mati sebelumnya ada huruf yang berbaris kasrah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.

42. Mad iwadh
Yaitu kalimat yang berbaris tanwin fatah diwaqafkan, cara membacanya suara tanwin dihilangkan, panjangnya 2 harakat kecuali kalimat yang huruf akhirnya ta marbuthoh, karena ta marbuthoh jika diwaqafkan huruf ta berubah menjadi ha mati.

Nah teman-teman itulah hukum tajwid yang ada pada surat an-nisa ayat 136 yang dapat kami sampaikan, jangan lupa baca juga artikel tentang hukum tajwid yang lainnya ya yang ada di blog ini sebagai bahan pembelajaran, untuk artikel ini saya cukupkan sampai disini akhir kata saya ucapkan wasalam.

Share on Facebook
Share on Twitter
Tags :

Related : Hukum Tajwid Surat An-Nisa Ayat 136 Beserta Penjelasannya