Penjelasan Golongan Murji'ah Yang Terbagi Menjadi 5 Golongan

Selamat datang di blog kajian muslim, artikel kali ini akan menjelaskan kaum murji'ah yang terbagi menjadi 5 golongan, golongan murji'ah ini adalah golongan yang sebagian dari umat islam yang tebagi menjadi 73 golongan, yang mempunyai keuyakinan mesesatkan, karena itu kita mesti tahu agar kita tidak terbawa kepada keyakinan mereka.

Kaum murji'ah yaitu golongan yang muncul dari akibat adanya peperangan di kalangan kaum muslimin terutama sesudah wafatnya sayidina usman radhiallaahu anhu, kaum murji'ah itu menurut lugoh kaum yang menaruhkan segala kejadian yaitu tidak berkata kufur dan tidak berkata iman dan tidak berkata salah dan benar, sehingga pendiriannnya berbeda dengan kaum syi'ah yang mengkufurkan kepada golongan sayidina muawiyah, dan tidak seperti kaum khawarij yang mengkufurkan sayidina ali.

Maka jika ditanya bagai mana sayidina ali dan bagaimana sayidina muawiyah? Maka jawabannya: itu di tangguhkan bagaimana nanti di akhirat saja, yaitu baik dan buruknya itu bagai mana nanti saja.

Dan yang di angkat jadi imam oleh kaum murji'ah yaitu abdullah bin umar, sebab abdullah bin umar itu dulunya menjauhkan diri tidak ikut ke mana-mana tidak mendukung sayidina ali dan tidak mendukung kepada sayidina muawiyah, akan tetapi abdullah bin umar ini tidak punya faham seperti fahamnya kaum murji'ah, awalnya memang terlihat seperti benar jadi tidak ikut campur tapi buktinya selanjutnya yaitu membuat golongan yang mempunyai keyakinan diluar ahlisunah waljamaah, dan kaum murji'ah ini berkata bahwa sesungguhnya tidak mudharat maksiat kepada allah jika beriman dan tidak bermanfaat ta'at jika dalam keadaan kufur.

Dan didalam segala perbuatan untuk menentukan baik dan buruknya itu di tangguhkan bagaimana nanti di akhirat, keyakinan kaum murji'ah ini menurut ahlisunah itu sesat sebab martabat baik dan buruknya amal itu bisa ditentukan dengan garis ketentuan agama dan maksiat itu tetap berbahaya walaupun sambil beriman, memang masalah ta'at tidak ada manfaatnya di akhirat jika bibarengi dengan kufur golongan murji'ah ini itu terbagi 5 golongan.

GOLONGAN YUNUTSIYAH
Golongan murji'ah yunutsiyah
Golongan murji'ah yunutsiyah

Golongan yang pertama yaitu yang disebut murji'ah yuunutsiyyah yaitu golongan yunus annamiiri yaitu yang berkata bahwa sesungguhnya iman itu marifat kepada allah dan merendahkan diri kepada allah dan cintanya dengan hati, maka tidak akan berbahaya serta marifat kepada allah dengan meninggalkan ta'at.

Keyakinan ini menurut ahlisunah itu sesat sebab meninggalkan ta'at walaupun beriman itu tetap berbahaya akan menghilangkan iman, dan menurut ahlisunah yang disebut iman yaitu membenarkan dengan hati dan menerima yang timbul dari marifat seperti kita beriman kepada allah itu menyatakan bahwa allah sebagai tuhan dan menyatakan diri bertuhan kepada allah sehingga sanggup menjalankan ajaran dari allah, serta timbul dari marifat yaitu mengetahui allah dengan beberapa sifat allah serta dalil-dalinya.

GOLONGAN ABIDIYAH
Golongan murji'ah abadiyah
Golongan murji'ah abadiyah

Dan golongan yang keduanya dari golongan murji'ah yaitu golongan yang disebut al abidiyah yaitu golongan ubaid al mukadib didalam alirannya melebihi dari keyakinan yuunisiah yaitu yang menyatakan bahwa sesungguhnya allah itu menyerupai manusia dan ilmu allah dan qalam allah itu bukan sifat allah.

Keyakinan ini menurut ahli sunah waljamaah sama dengan yang tadi pada sesat, sebab ilmu allah dan qalam allah itu sifat yang qodim yang tetap didalam dzat allah dan allah itu tidak sama dengan makhluknya yaitu tidak meyerupai manusia.

GOLONGAN GHOSANIYYAH
Golongan murji'ah ghosaniyah
Golongan murji'ah ghosaniyah

Dan yang ke tiganya yaitu golongan murji'ah ghosaaniyah, yaitu golongan ghosan orang kufah yaitu golongan yang berkata: yang namanya iman itu marifat kepada allah dan kepada rasulnya dan sesuatu yang datang dari allah dan rasulnya dengan marifat jalan ijmal, dan iman itu bertambah terus tidak berkurang maka menurut mereka sekedar marifat kepada allah dengan muzmalan (gsris besarnya) seperti iman kepada allah yang maha esa, tidak tahu yang baru tidak tau yang qadim tidak tau berpuasa atau tidak, atau beriman kepada nabi muhammad tapi tidak tahu muhammad yang mana? Atau wajib naik haji ke kabah tapi kabahnya tidak tahu dimana, dengan keadaan seperti itu juga itu sudah bisa disebut iman.

Menurut ahlisunah keyakinan ini sesat sebab beriman kepada alllah harus timbul dari marifat dengan rinciannya yaitu harus tahu satu persatunya sifat allah yang 20 dan beriman kepada nabi muhammad saw itu harus pasti muhamadnya jangan beriman sekedar kepada nama muhammad.

Dan menurut ahliaunah waljamaah masalah iman itu suka berkurang dan suka bertambah didalam kesempurnaannya yaitu suka bertambah dengan adanya taat dan suka berkurang dengan meninggalkan taat.

GOLONGAN ATSAUBANIYAH
Golongan murji'ah atsaubaniyyah
Golongan murji'ah atsaubaniyyah

Dan yang ke empatnya yaitu golongan atsaubaniyah yaitu golongan tsauban al muroji dan berkata bahwa sesungguhnya iman itu marifat dan iqrar kepada allah dan rasulnya dan sesuatu yang tidak boleh kata akal berbuatnya allah akan sesuatu dan sepakat pendapatnya bahwa sesungguhnya allah jika mengampuni kepada seseorang yang bermaksiat maka yang lainnya juga di ampuni.

Dan jika ada orang yang dikeluarkan dari neraka maka yang lainnya juga di keluarkan, dan tidak memastikan akan keluarnya orang mukmin dari neraka.

Golongan ini menurut ahlisunah keyakinannya itu sesat, sebab yang namanya iman menurut ahlisunah harus tashdiq (membenarkan) yang timbul dari marifat dan jika allah mengampuni kepada orang yang bermaksiat, maka tidak pasti bahwa yang lainnya di ampuni.

Begitu juga jika allah mengeluarkan kepada seseorang dari neraka maka tidak pasti yang lainnya dikeluarkan oleh allah dan mukminin yang masuk keneraka maka semuanya akan keluar serta merasakan masuk ke syurga.

GOLONGAN ATSUMANIAH
Golongan murji'ah atsumaniyah
Golongan murji'ah atsumaniyah

Dan yang ke 5 nya yaitu murji'ah atsumaniah yaitu golongan abi muadz atsumani yang berkata sesungguhnya iman itu marifat dan tasdiq dan mahabah dan ikhlas dan iqrar, dan dengan meninggalkan sebagiannya atau semuanya itu bisa kufur dan banyak lagi keyakinannya. Keyakinan ini menurut ahlisunah itu sesat sebab yang namanya iman menurut ahlisunah itu cukup dengan tasdiq yang keluar dari marifat, dan mahabah dan ikhlas itu perbuatan yang menyempurnakan kesempurnaah iman jadi jika ada orang yang tidak ikhlas itu tidak akan menjadi kufur dan banyak lagi keyakinan yang sama dengan ahlisunah waljaah.

Nah itulah dari kelima golongan murjia'ah yang dapat diterangkan disini, kurang lebihnya saya mohon maaf, dan jika ada saran dan pesan silahkan untuk mengirimkan email kepada kami, email sudah tersedia di menu contact, jangan lupa bagikan juga artikel ini kepada yang lainnya, subscribe juga blog ini untuk menerima info terbaru dari kami.

Share on Facebook
Share on Twitter
Tags :

Related : Penjelasan Golongan Murji'ah Yang Terbagi Menjadi 5 Golongan