Kesimpulan Dan Pandangan Sunni Terhadap Kaum Mu'tazilah

Golongan mutazilah ini yang jumlanya 20 itu munculnya dari akibat mendahulukan akal dan membelakangkan al-quran dan hadits, serta akalnya yang di campuri pulah sifah yunani yaitu dengan ilmu mantiq yang dicampuri dengan dolalah palasifah, sehingga didalam mumculnya pulah sifah yunani golongan ahlisunah banyak yang ke pepet tidak mampu menghadapinya, sehingga kejadian musyawarah antara imam ghozali dan imam jamahsyari yang perkataannya sesudah dua hari sudah tidak dapat dimengerti oleh umum, sesudah 7 hari maka takluk imam jamahsyari kepada imam ghozali, kemudian sujud imam jamahsyari kepada imam ghozali.

Maka dengan keadaanya begitu munculnya kaum mutazilah itu dari akibat mementingkan akal dan suka perdebatan didalam masalah ilmu, lain halnya seperti munculnyah syi'ah dan golongan khawarij dan golongan murjiah, maka itu munculnya dari akibat peperangan, faham mutazilah ini walaupun tidak ada golongannya di indonesia tapi fahamnya suka ada di golongan orang yang ingin mempunyai kedudukan sehingga mengeluarkan beberapa pendapat yang aneh-aneh yang tidak berlaku di dalam madzhab syafi'i aliran ahlisunah waljamaah, maka orang seperti itu jangan didekati sebab bakal mendatangkan beberapa ketegangan dikalangan umat islam, yaitu biasanya suka menjelek-jelekan dan menyalah-nyalahkan didalam masalah yang sulit, padahal pendapat ulama-ulama yang sudah masfur dari quran dan hadits itu tidak perlu di jelek-jelekan dan disalahkan.

Dan jika berani menyalahkan itu di ancam oleh nabi shalalahu alaihi wasalam di dalam satu haditsnya

Sabda rasulullah saw
Sabda rasulullah saw
PENJELASAN:
Di akhir jaman akan muncul golongan yang suka menyalahkan para ulama didalam masalah yang rumit, orang itu yang menyalahkan dan menghinakan itu paling jelek-jeleknya umatku, seperti golongan yang tercampuri golongan mujasimah dan golongan yang tidak bermadzhab itu suka menjelek-jelekan kepada ulama-ulama imam syafi'i maka pangkatnya orang itu yang paling jelek umat nabi saw.

yang kenyataannya seperti kambing kacang yang menabrak batu besar maka buktinya bukan batunya yang pecah tapi malah tanduknya yang copot, seperti yang ada didalam syair ini:
Syair
Syair
ARTINYA:
Seperti kambing yang menabrak batu besar untuk membelahkan batu maka tidak bisa merusak batu tapi yang rusak adalah tanduknya.

Maka beberapa orang yang besar pengaruhnya dan banyak ilmunya karena menghina kepada para ulama akhirnya dirinya turun martabatnya dan mutazilah ini mempunyai ciri yang tentu yaitu suka berdebat dihadapan umum, sebab mutazilah ini karena banyak menggunakan akal sehingga bisa luka liku didalam perkataanya untuk mengalahkan musuhnya, maka orang yang tidak sama dengan nya suka di ajak berdebat, sehingga umat islam hampir 200 tahun di goncangkan dengan perdebatan kaum mutazilah dan yang sering di persoalkan yaitu sifat allah apakah ada atau tidak baiknya dan buruknya apakah ditetapkan oleh akal atau oleh syara.

Dan orang yang berdosa apakah kekal didalam neraka atau tidak dan quran itu makhluk atau bukan? Dan perbuatan manusia apakah dijadikan oleh allah atau bukan? Dan apakah allah itu bisa dilihat di akhirat atau tidak? Dan apakah alam itu qodim atau baru, dan syurga apakah kekal atau tidak dan mi'roj nabi shalalahu alaihi salam apakah dengan jasadnya saja atau dengan ruhnya? Dan masalah tersebut dengan adanya di perdebatkan  hanya sekedar timbul ketegangan saja dikalangan umat islam.

Menurut ahlisunah tidak perlu diperdebatkan terutama orang yang sudah mempunyai pegangan yaitu pendapat ulama yang muliya yang tinggi martabatnya yang dalilnya berasal dari quran dan hadits.

Maka kalau oleh kita dilayani itu tidak akan menambah martabat tapi makin jauh dari allah, sedangkan kita harus mementingkan terhadap ilmu yang harus di amalkan yang mendukung terhadap taqwa mendekatkan kepada allah yang mendatangkan pangkat yang mulia.

Nah itulah pembahasan tentang kaum mutazilah, untuk pembahasan bab kaum mutazilah ini sudah selesai, untuk update selanjutnya insya allah kami akan membahas tentang artikel yang lainnya, jangan lupa share artikel ini ya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Tags :

Related : Kesimpulan Dan Pandangan Sunni Terhadap Kaum Mu'tazilah