Hikayah Abid (Pembantu) Yang Malu Kepada Allah Swt

Assalamualaikum teman teman Kajian Muslim, artikel kali ini akan mengisahkan seorang pembantu yang malu kepada Allah Swt, kemuliaanya membuat hati majikannya tersentuh dan memerdekakan dirinya, nah berikut ini dibawah adalah ceritanya.

Hikayah Seorang Abid
Hikayah Seorang Abid

Diriwayatkan ada seseorang yang namanya robahul’abassi, sudah membeli abid yang kulitnya hitam dengan harga empat dinar. Abid itu jarang tidur karena menunggu majikannya yang sedang tidur nyenyak. Disuatu malam ditanya oleh majikannya: kenapa kamu setiap malam jarang tidur menunggu saya terus? Jawab abid: hei majikanku! Dimana datang gelapnya malam saya suka ingat kepada gelapnya kuburan dan gelapnya neraka jahanam, oleh karena itu jadi hilang rasa ngantu saya.

Diwaktu ingat bakal dipertemukan dihadapan Allah, hati saya akan sangat bingung, dan kalau ingat surga dan kenikmatannya, saya sangat merindukan surga.

Oleh sebabitu bagai mana saya mau tidur nyenyak. Pada saat itu juga tiba-tiba majikannya pinsan, sesudah sadar majikannya bercerita: Pangkat saya tidak pantas memiliki abid seperti kamu, sekarang silahkan kamu pergi dan saya membebaskan kamu karena Allah ta’ala.

Nah itu dia kisah dari seorang abid yang malu kepada Allah Swt, ceritanya memang tidaklah panjang, namun sangat bermakna,dijaman dulu jual beli abid ini memang ada, namun pada masanya ada seorang raja yang menghapuskan sistem dari jual beli abid ini, dijaman sekarang beralih ke bahasa pembantu dengan sistem kontrak.

Keputusan dari seorang raja ini memang sangat bagus untuk menghapuskan sistem Abid ini, beliau telah membebaskan para abid dari tuannya, nah untuk ceritanya mungkin sampai disini dulu, akhirkata saya ucapkan wasalam.

Share on Facebook
Share on Twitter
Tags :

Related : Hikayah Abid (Pembantu) Yang Malu Kepada Allah Swt